Minggu, 31 Agustus 2014

hikoukigumo

    Di antara musim gugur dan dingin
    Kita bersama
    Berniat mengambil jalan pintas
    Melupakan belokan masa depan
    Dan kebaikan
    Dan juga melupakan sang angin
    SAYONARA kau bisikkan
    Ekspresimu saat itu
    Sinar mentari tak sampai
    Cinta itu telah layu dan gugur
    Jejak pesawat yang di langit
    Garis putih lurus memanjang
    Perasaan siapa yang masih ada
    Tanpa mampu menoleh ke belakang
    Jejak pesawat suatu waktu
    Seperti cakar tajam menusuk
    Meninggalkan bekas tipis, luka baru
    Dengan tatapan kosong
    Diriku memandang
    Jejak pesawat yang di langit
    Garis putih lurus memanjang
    Perasaan siapa yang masih ada
    Tanpa mampu menoleh ke belakang
    Walau sedih terlambat terdengarnya
    Suara pesawat di langit
    Dan tangisan
    Jejak awan pesawat
    Bak sembunyikan air mata
    Jauh aku rentangkan tangan kanan
    Dirimu yang telah meninggalkan
    Kesedihan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar