Minggu, 31 Agustus 2014

uttsukushi

    Diriku kepada dirimu
    Dirimu kepada diriku
    Saling meminta sesuatu
    Kemudian menatap langit
    Jikalau sang matahari
    Tidaklah terbit dan bersinar
    Cinta kita berdua pun
    Tidak akan terbakar membara
    Tak pernah terbakar oleh
    Sinar mentari musim panas
    Garis kulit yang terbakar
    Tak juga disadari
    Apa harus salahkan langit
    Yang berwarna biru
    Hujan sore yang menjaga
    Takkan berhenti
    Dirimu
    Cahaya kilat yang amat indah ha~
    Menyambar melewati dadaku ha~
    Duri-duri perasaan sayang s’karang
    Menancap di hatiku
    Cahaya kilat yang amat indah ha~
    Yang bergema setelahnya itu ha~
    Perasaan yang amat dekat
    Rentangkan kedua tangan
    Ayo disambar sang cinta
    Banyak cayaha yang kulihat sampai sekarang
    Tapi itu yang terindah
    Dari langit menyambar ke bumi
    Jalur dilalui ciuman
    Dirimu
    Cahaya kilat yang amat indah ha~
    Menyambar melewati dadaku ha~
    Duri-duri perasaan sayang sekarang
    Menancap di hatiku
    Cahaya kilat yang amat indah ha~
    Yang bergema setelahnya itu ha~
    Perasaan yang amat dekat
    Rentangkan kedua tangan
    Ayo disambar sang cinta
    Lalala lalala lalala…
    Lalala lalala lalala…
    Lalala lalala lalala…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar